Membangun SDM Unggul dan Berdaya Saing, Ini Strategi Kadin

0
37

Membangun-SDM-Unggul-dan-Berdaya-Saing,-Ini-Strategi-Kadin

Di era yang serba canggih dan serba digital, Indonesia tidak lagi bisa bersantai menghadapi persaingan yang kian ganas. Sebagai salah satu negara dengan populasi terbesar di dunia, Indonesia juga merupakan pasar yang sangat menggiurkan. Kadin Indonesia, sebagai wadah dunia usaha, sangat berkepentingan untuk mengamankan pasar dalam negeri.

Bagaimana cara mengamankan pasar dalam negeri? Apakah dengan menerapkan strategi pengamanan perdagangan? Untuk beberapa sektor, strategi tersebut bisa diterapkan. Namun, untuk sektor ekonomi kreatif yang membutuhkan kreativitas tinggi tidak bisa dilawan dengan kebijakan pengamanan perdagangan. SDM unggul dan berdaya saing harus dimiliki.

Mencetak SDM Unggul

Pemerintah harus terus didorong untuk mencetak SDM yang unggul dalam rangka mendukung daya saing nasional. Langkah yang dilakukan pemerintah bisa dengan mencetak tenaga-tenaga terampil melalui berbagai pelatihan. Pemerintah bisa mengambil peran, misalnya dengan menyelenggarakan pendidikan vokasi.

Harus diakui, meskipun cenderung mengalami peningkatan, namun produktivitas tenaga kerja Indonesia tergolong masih rendah. Dibanding Malaysia dan Singapura, sebagai sesama negara di Asia Tenggara, posisi Indonesia masih di bawahnya. Produktivitas Indonesia hanya setara dengan Kamboja, Filipina, dan Vietnam.

Rendahnya laju pertumbuhan produktivitas tenaga kerja Indonesia salah satunya disebabkan oleh tingkat keahlian dan pendidikan yang masih rendah. Untuk itu, Kadin menyarankan agar pemerintah meningkatkan pemerataan dan perluasan akses pendidikan bagi seluruh masyarakat. Bantuan bisa diberikan, misalnya dengan menyediakan bantuan operasional di semua jenjang pendidikan.

Ketersedian dan kualitas sarana dan prasarana pendidikan juga perlu ditingkatkan. Hal ini penting untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan khususnya di daerah-daerah terpencil. Demikian pula peningkatan kompetensi guru, perbaikan gizi, dan pemerataan fasilitas kesehatan harus menjadi fokus pemerintah.

Secara umum, pembangunan SDM unggul masih menghadapi tantangan yang tidak ringan. Untuk menjawab tantangan tersebut, pemerintah disarankan untuk menyusun arah kebijakan yang mampu mendorong peningkatan kualitas, produktivitas, dan daya saing SDM nasional.

Meningkatkan Daya Saing

Lagi-lagi, pendidikan menjadi faktor paling penting untuk membangun SDM yang berdaya saing. Saat ini, Kadin Indonesia menilai sulit bersaing dengan negara lain karena SDM Indonesia masih belum kompetitif. Salah satunya disebabkan oleh kualitas tenaga kerja yang relatif rendah, karena hanya kebanyakan hanya mengenyam pendidikan SD dan SMP.

Untuk itu, perlu ada perbaikan menyeluruh di semua sektor pendidikan. Perbaikan tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya saing SDM Indonesia di tingkat global. Pelatihan tenaga kerja juga perlu diintensifkan. Untuk pelatihan yang ada di daerah, Kadin berharap pemerintah daerah bisa memanfaatkan dana dari pusat untuk mendidik SDM yang unggul dan berkualitas.

SDM yang unggul akan memberikan multiplier effect yang luar biasa. Mereka akan mampu meningkatkan daya saing nasional. Selanjutnya, dengan daya saing akan mampu meningkatkan produktivitas, yang pada gilirannya akan berkontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi.

Ada korelasi langsung antara perbaikan kualitas SDM Indonesia dengan pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. Ekonomi hanya akan tumbuh jika didukung oleh tenaga kerja yang unggul dan produktif. Multiplier effect-nya, akan tercipta banyak lapangan kerja baru.

Menjadi perhatian bersama seluruh komponen bangsa bahwa posisi daya saing Indonesia di tingkat global, menurut laporan World Economic Forum 2019, hanya berada di peringkat 50 dari 141 negara yang disurvei. Menurut laporan itu, posisi ini justru turun 5 peringkat dibanding laporan pada 2018 lalu.

Kadin Indonesia mengingatkan pentingnya SDM yang unggul dan berdaya saing dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Sebagai salah satu sektor yang mulai diperhitungkan kontribusinya, ekonomi kreatif juga butuh dukungan SDM yang andal dan berkualitas agar perannya bisa lebih besar dalam struktur ekonomi nasional.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here