9 Bahaya Obesitas bagi Kesehatan yang Wajib Diwaspadai

Bila Anda hobi ngemil tanpa rutin olahraga, maka wajib mewaspadai kenaikan berat badan yang signifikan. Orang yang bekerja di kantor tanpa melakukan aktivitas fisik secara rutin pun acap terserang masalah ini. Obesitas bisa menjadi masalah serius sebab bisa mengakibatkan komplikasi kesehatan, lho! Sebenarnya, apa bahaya obesitas yang wajib Anda waspadai sejak dini?

Read More

Bahaya Obesitas bagi Kesehatan Tubuh

Obesitas bisa menyerang siapa saja baik anak-anak hingga lansia karena berbagai faktor, misalnya menderita penyakit tertentu, jarang berolahraga, pola hidup tidak sehat, dan lain-lain. Bila tidak menerapkan pola hidup sehat, maka Anda berisiko terkena bahaya obesitas yang perlu dihindari yaitu :

1. Penyakit jantung

Orang yang mengalami kegemukan rentan terkena penyakit jantung karena kadar kolesterol yang tinggi. Penumpukan kolesterol jahat bisa menyumbat aliran pembuluh darah sehingga kinerja jantung terganggu. Bila tidak diatasi sejak awal, maka orang yang mengalami masalah gangguan detak dan irama jantung sangat rentan terserang stroke.

2. Mengurangi kadar kolesterol baik

Berkaitan dengan penyakit jantung akibat kolesterol jahat yang mengganggu sirkulasi darah, kegemukan bisa memicu kenaikan kadar kolesterol jahat LDL dan trigliserida, sedangkan kadar kolesterol baik (HDL) semakin berkurang.

3. Mengalami kenaikan tekanan darah

Hati-hati dengan bahaya kegemukan yang acap dialami banyak orang yaitu risiko hipertensi. Tekanan darah menjadi meningkat sebab orang yang obesitas butuh pasokan oksigen serta nutrisi ke seluruh tubuh. Bila tidak segera ditemukan solusi menurunkan badan dengan cepat, orang yang alami kegemukan rentan terkena komplikasi penyakit berupa hipertensi, jantung dan stroke.

4. Diabetes

Orang yang alami kegemukan sangat identik dengan masalah penyakit diabetes tipe 2, apalagi gaya hidup yang tidak sehat akibat mengkonsumsi makanan yang mengandung gula tinggi. Makanan yang mengandung gula tinggi semakin memperburuk kondisi Anda yang obesitas dan diabetes. Selain itu, gangguan metabolisme lemak yang memicu pelepasan molekul lemak ke dalam darah oleh jaringan adiposa sehingga sel responsif terhadap insulin kurang mampu bekerja dengan baik.

5. Batu empedu

Waspadai risiko dampak buruk kegemukan yang bisa memicu masalah batu empedu. Hal ini dikarenakan orang yang alami kegemukan terbukti memiliki kadar kolesterol pada empedu, khususnya wanita. Jumlah lemak di lingkaran pinggang bisa memicu pengembangan batu empedu lebih besar dibandingkan lingkaran lemak di paha dan pinggul.

6. Masalah pernapasan

Tentu orang yang alami obesitas juga bisa mengalami masalah pernapasan yang disebabkan oleh penumpukan lemak di sekitar perut. Lemak di perut bisa mengganggu kinerja paru-paru dan menghambat pergerakan diafragma.

7. Kanker

Risiko obesitas yang perlu diwaspadai sejak awal adalah komplikasi penyakit yang lebih serius. Salah satu dampak komplikasi kesehatan yang bisa terjadi adalah kanker. Para ahli menyebut bahwa besar kemungkinan kanker terjadi karena peradangan lemak viseral atau lemak yang mengelilingi organ vital. Peradangan yang terjadi dalam jangka panjang akibat lemak viseral bisa merusak tubuh sehingga rentan menjadi penyebab kanker.

8. Osteoarthritis

Salah satu bahaya kegemukan yang menyebabkan persendian kaku dan sakit. Orang mengalami masalah sendi sebab tubuh yang gemuk menekan lebih berat pada sendi dan tulang rawan.

9. Gangguan kesuburan

Pada wanita yang menjalani terapi mempercepat dan menambah ovulasi, kondisi tubuh yang gemuk akan mengganggu keberhasilan terapi kehamilan tersebut. Tentu konsultasi ahli dengan menurunkan berat badan lebih ideal berpeluang meningkatkan kesuburan dengan baik.

Setelah mengetahui bahaya obesitas di atas, maka Anda perlu menerapkan pola hidup yang lebih sehat mulai sekarang. Rajin olahraga, konsumsi makanan dengan kandungan nutrisi seimbang, istirahat cukup, serta mengelola stress sangat baik dalam menjaga berat badan tetap ideal. Aktif bergerak bisa membantu Anda terhindar dari risiko obesitas sejak usia dini, ya!

Sumber

https://hellosehat.com/nutrisi/obesitas/bahaya-obesitas-bagi-tubuh/

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *