5 Hal yang Menyebabkan Vagina Gatal

HI27-ORAMI-Penyebab vagina gatal-400
Foto: Canva.com pro

Organ intim wanita seringkali mengalami rasa tidak nyaman apabila tidak dijaga kebersihannya. Salah satu keluhan yang dirasakan adalah gatal-gatal. Namun perlu Anda tahu bahwa penyebab vagina gatal ini bisa bermacam-macam. Jadi, sebelum berupaya mengatasinya, akan lebih baik jika Anda mencari tahu penyebabnya terlebih dulu.

 

Read More

Hal yang menyebabkan gatal pada vagina

Vagina yang terasa gatal sudah pasti mengakibatkan ketidaknyamanan. Organ yang satu ini memang sensitif, sehingga akan menimbulkan keluhan tertentu apabila tidak dijaga dengan baik. Untuk lebih jelasnya, berikut akan kami uraikan seputar hal-hal yang membuat vagina terasa gatal.

 

1. Jamur

Penyebab pertama gatal pada vagina adalah tumbuhnya jamur di area intim. Jamur-jamur dengan jumlah berlebihan ini mengakibatkan infeksi. Infeksi jamur biasanya muncul saat Anda sedang hamil. Bahkan jamur bisa menginfeksi vagina saat daya tahan tubuh Anda sedang lemah. Infeksi jamur ini lama-lama menimbulkan rasa gatal di area organ intim.

 

2. Bakteri Jahat

Penyebab vagina gatal yang paling banyak menyerang organ intim wanita adalah bakteri. Satu dari sekian bakteri jahat yang memicu rasa gatal pada vagina yaitu Bacteria Vaginosis. Bakteri yang satu ini timbul akibat tidakseimbangnya kadar bakteri jahat dan baik pada organ intim wanita. Ketidakseimbangan jumlah kedua bakteri ini juga dibarengi dengan munculnya cairan berbau busuk dan rasa perih.

 

3. Penyakit Menular Seksual (PMS)

Penyakit Menular Seksual (PMS) juga menjadi penyebab rasa gatal pada organ intim wanita. Sejumlah Penyakit Menular Seksual (PMS) yang menimbulkan gejala gatal pada vagina antara lain klamidia, gonore, herpes, hingga trikomoniasis. Penyakit-penyakit ini biasanya timbul akibat hubungan seksual tanpa alat kontrasepsi.

 

4. Iritasi

Selain bakteri, faktor iritasi juga menjadi pemicu terbesar gatal pada vagina. Kondisi iritasi biasanya timbul karena produk pembalut atau sabun deterjen yang tidak cocok. Hal ini disebabkan bahan pada produk-produk tersebut tidak ramah untuk vagina Anda. Oleh karena itu Anda harus memastikan bahwa produk pembalut atau sabun deterjen yang dipilih tidak menimbulkan iritasi pada vagina.

 

5. Menopause

Wanita yang menginjak masa-masa menopause rentan mengalami gangguan kesehatan, khususnya pada vagina. Tak jarang wanita yang masa suburnya telah lewat akan menderita gatal-gatal di area vagina. Kondisi ini timbul karena hormon estrogennya berkurang, alhasil vagina menjadi kering. Saat organ intim kering dan tipis, maka akan muncul rasa gatal.

 

Nah, itulah beberapa penyebab vagina gatal yang perlu Anda ketahui. Setelah mengetahui pemicu rasa gatal pada vagina, Anda bisa segera menemukan solusinya. Sehingga kesehatan vagina bisa tetap terjaga.

Semoga ulasan di atas bermanfaat, ya.

 

  • https://health.kompas.com/read/2020/06/25/190400768/miss-v-gatal-apa-saja-penyebab-dan-solusinya-?page=all
  • https://www.alodokter.com/menangani-vagina-gatal
  • https://www.gooddoctor.co.id/tips-kesehatan/wanita/vagina-gatal/

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *