3 Alasan Melakukan Sujud Sahwi yang Wajib Diketahui

Redaksi dakwah, dakwah harian, sejarah redaksi dakwah, sejarah redaksi

3 alasan Melakukan Sujud Sahwi yang wajib diketahui – Seperti yang kita ketahui, salat merupakan kewajiban yang harus dilakukan umat Islam. Namun mungkin ada hal-hal yang kita lupa lakukan dalam shalat – meskipun kita diingatkan secara rutin dan sering.

Read More

Allah yang Maha Pemurah juga memberikan petunjuk kepada umatnya – beberapa di antaranya mungkin melakukan kesalahan dan lupa dalam shalat mereka. Ini adalah kenyataan bahkan bagi Nabi tercinta umat Islam, Muhammad SAW, yang mengalaminya juga: beliau terkadang lupa sebagian dari bacaan shalat ketika memimpin orang lain dalam shalat.

Untuk kesalahan dalam shalatnya ini, Nabi berlutut dan menundukkan dahinya ke tanah sebagai tanda kerendahan hati yang mendalam. Ada beberapa pendapat dari para ulama mengenai apakah sujud ini wajib atau tidak – menurut satu pendapat, sujud ini wajib jika Anda melakukan kesalahan saat berdoa; namun pendapat lain menyatakan bahwa melakukan hal itu hanya bersifat opsional.

Berikut ini beberapa alasan untuk melakukan sujud sahwi yang telah ditetapkan dalam Al-Qur’an dan Hadits yang kami rangkum dari laman Redaksi Dakwah

Jika Melakukan Rakaat dalam Shalat yang Berlebih

Telah diriwayatkan dalam hadis sahih bahwa Nabi Muhammad saw. bersabda:

“Rasulullah SAW pernah melakukan shalat Dhuhur lima rakaat, lalu ada yang menanyakan hal tersebut kepada beliau: “Apakah engkau menambah rakaat dalam sholat?” Beliau menjawab, “Memangnya apa yang terjadi?” Orang tadi berkata, “Engkau shalat lima rakaat.” Kemudian setelah itu Nabi sujud dua kali setelah ia salam tadi” (HR. Bukhari dan Muslim).

Oleh sebab itu, diwajibkan untuk melakukan sujud sahwi setelah menyelesaikan 4 rakaat, terlepas dari apakah Anda salat berjamaah atau sendirian.

Lupa Membaca Tasyahud Awal

Nabi Muhammad saw bersabda: “Orang yang lupa tasyahud awal tidak seperti orang yang sengaja meninggalkannya.” (HR. Muslim). Ini berarti bahwa jika Anda lupa membaca tasyahud awal setelah membaca Suratul Fatihah dan sebelum mengucapkan salam, maka kelalaian ini tidak membatalkan shalat Anda.

Ada Keraguan Saat Melakukan Shalat

Kadang-kadang, Anda mungkin menemukan diri Anda dalam situasi di mana Anda tidak yakin tentang jumlah rakaat yang telah Anda salat. Mungkin Anda tidak tahu berapa kali membaca tasbih atau apa yang harus dilakukan setelah setiap rakaat?

Saya tahu terkadang hal itu bisa membuat frustrasi. Inilah yang saya lakukan ketika hal ini terjadi:

  • Ingatlah bahwa Allah adalah al-muttaqeen (yang paling tahu yang terbaik). Tidak peduli seberapa lama atau pendeknya sujud kita, Dia Maha Tahu!
  • Mintalah bantuan imam (pemimpin shalat) setempat jika memungkinkan. Jika mereka tidak ada, mintalah bantuan orang lain yang telah melakukan salat secara teratur dan akrab dengan prosedurnya.

Di akhir artikel ini, Anda mungkin ingin tahu apakah sujud sahwi itu wajib atau tidak. Nah, jawabannya adalah bahwa itu tidak wajib atau dianjurkan. Ini adalah bentuk ibadah yang tidak wajib tetapi harus dilakukan oleh setiap orang yang dapat melakukannya dan tidak ada halangan yang menghalanginya untuk melakukannya.

Oleh karena itu, mereka yang salat sendirian tidak memiliki kewajiban untuk melakukan sujud sahwi karena mereka tidak memiliki kelompok atau jemaah bersama mereka. Namun, jika ada orang lain yang hadir (misalnya di masjid), orang ini harus bergabung dengan temannya dalam melakukan sujud sahwi sebagai bagian dari salatnya karena ini akan menjadi tindakan penyatuan dengan Muslim lainnya, yang merupakan salah satu tujuan utama di balik melakukan salat!

Kesimpulannya, perlu diketahui bahwa sujud sahwi tidak wajib, tetapi lebih baik dilakukan agar ibadah kita sempurna.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *